Coba lihat ke Cermin
Amati dengan teliti
Milik siapa rindu itu?
Aku!
Aku ingin bercerita pada malam
Pada kenangan yang selalu tenggelam dalam bayangan
Pada dinginnya malam yang membawamu pergi
Pada hangatnya unggun yang membuatmu kembali lagi
Dengarkan sebuah cerita
Malam ini amat dingin
Dinginnya merasuk sukma
Akupun ingin bertanya tentang rasa
Adakah setitik rindu yang kau rasa?
Ingatkah kau
Kala itu, di dinginnya malam
Kau slalu menemaniku
Lewat canda-tawamu yang menghangatkan
Dulu ketika unggun menyala
Sorak sorak dan tepuk tangan gemuruh
Serta senyuman yg menghangatkan
Kini, unggun itu tak mempan
Kau pergi menjauh
Dinginnya malam ditemani unggun tak memberi pengaruh
Mungkin dingin dibadanku hilang
Tapi bagaimana dengan dinginnya dirimu?
Dua pasang insan yang telah lama menjalani masa-masanya pun akan berpisah
Mungkin mereka saling mencinta
Namun lelah dimakan oleh masa
Apalagi kita, yang tak berdampingan
Yang tak akan saling memiliki
Kita akan lebih dimakan oleh masa
Aku
Salam untuk seseorang yg singgah dihatimu itu
Sampaikan
Bahwa aku pernah bodoh menyianyiakan mu
Namun, aku lebih dulu mencintaimu dengan ikhlas
-budaksajak
-sejuksejaksajak
-sajaklama
-njur
Tidak ada komentar:
Posting Komentar