Rabu, 28 Juni 2017

Puisi Poem (Sajak) Puisi Remaja

BIARKAN AKU

JURIAH RISTIANI (@Juriah_risty)

Satu kata dariku tak pernah kau dengar
Akupun sadar
Tapi tak apa, biar
Aku tau sampai kapanpun kau tak akan pernah mendengar

Jika kata tak pernah kau dengar
Jika mata tak pernah kau tatap
Jika hati tak pernah kau pahami
Biarkan sebuah sajakku memelukmu

Biarkan sajakku memelukmu
meski aku tau tak memberi kehangatan padamu
meski aku tau tak memberi kenyamanan padamu
meski aku tau hanya rindu yang membasahimu

Biarkan sajakku memelukmu
Menyajikan rasaku dalam aksaraku
Meski kau tak pernah paham itu
Meski kau tak merasa rasanya untukmu

Biarkan sajakku memelukmu
Meski tak menghangatkan bagai unggunmu
Meski tak menguatkan bagai pioneringmu
Meskiku tau hanya membingungkan seperti sandimu

Biarkan sajakku memelukmu
Meski kau tak paham dengan sajakku
Meski aksaraku tak pernah berarti untukmu
Meskiku tau hanya ketidakpentingan untukmu

Biarkan sajakku memelukmu
menumpahkan segala rindu dalam sepiku
kaupun bertanya, seberapa rindunya aku?
aku tak bisa menjawab, biar hanya aku dan sajadah yang tau besarnya rinduku

Biarkan sajakku memelukmu
Biarkan rinduku membasahimu
Biarkan do'aku ikut mendampingi aku memelukmu

aku
sang pemelukmu
lewat do'a dan sajakku

-jawara patah hati
Secarik kertas buram
Sejuknya bersajak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar